Abi dan ummi selalu mengajarkan untuk tidak melihat segala sesuatunya
dari materi. Jika sedang berada di atas, Alhamdulillah, syukuri itu. Namun bila
sedang di bawah, bersabar dan berusahalah. Abi juga menceritakan betapa
memiliki uang itu sama sekali tidak ada gunanya. Begini ceritanya,
Ada seorang direktur kaya raya. Suatu saat, dia terkena
penyakit gagal ginjal, sehingga untuk menyembuhannya harus cangkok ginjal. Ia
telah mencari donor kemanapun, namun tak jua ia temukan sang pendonor. Ia pun
meminta kepada dokter untuk segera mengobatinya. Entah bagaimanapun caranya,
entah berapa pun bayarannya, kemana pun ia harus berobat, namun dokter
menggeleng. Hanya satu cara untuk menyembuhkannya, cangkok ginjal. Hingga
akhirnya, sang direktur meninggal dunia, setelah ia bertahun-tahun mencari
pengobatan alternative selain donor ginjal dengan mengeluarkan banyak uang yang
ia miliki. Ini salah satu bukti bahwa uang itu tidak ada apa-apanya
dibandingkan dengan nikmat Allah. Lantas, untuk apa kita memandang sesuatu
dengan materi, padahal kita memiliki sesuatu yang lebih berharga dibanding itu?
Dan satu hal lagi, salut untuk para orang tua di dunia ini, Especially, to my lovely parents who keep their money in Ramadhan and school
holiday only to make their children happy. yeeiiy!!!
kiss and big hug for my big but happy family :D
0 komentar:
Poskan Komentar