Pages

Senin, 23 Januari 2012

hemmmm


22 Januari 2012
Ini kali kedua aku melihatnya sekaligus kali pertama aku dapat memandang keindahan wajahnya. Memang indah sekali. 2 hari lalu kami berpapasan di gerbang sekolah. Namun saat itu ia sedang menggunakan masker dan helm hingga hanya matanya yang terlihat. Dan dari sorot mata itulah, aku jatuh hati padanya. Sorot tajam matanya seakan langsung menusuk jantungku dan membuatku tak berdaya. Aah.. Cinta. Siapakah ia?


23 januari 2012
Ah, buruk sekali ini. Aku tidak dapat memejamkan mataku. Masih terbayang-bayang jelas bagaimana senyumnya tadi. Ya walau senyum itu bukan untukku, tetap saja aku bisa melihat betapa manis senyuman itu. Dan sekarang sudah jam 01.00 dini hari. Tapi aku sama sekali belum dapat memejamkan mata. Huh. Padahal besok pagi ba’da shubuh, ada test tahfidz. Aku ingin testku maksimal, agar semua orang tau betapa hebat diriku. Hemm.. lalu bagaimana sekarang aku bisa tidur?!

Alhamdulillah test berjalan lancar. Usai kuletakkan mic tadi, aku dengar beberapa pujian dari teman-temanku yang mengagumi keindahan suaraku. Saat turun dari panggung,tertangkap olehku satu sosok yang baru datang dan ikut duduk bergabung dengan teman-temannya. Aah, dia baru tiba. Dapat dipastikan dia tidak mendengar betapa merdu suaraku. Sedihnya.

24 januari 2012
Semakin hari semakin sering aku melihatnya, Entah sengaja ataukah tidak. Hari ini dia cantik sekali. Dengan balutan gamis hitam bergradasi coklat mudanya. Sungguh menawan. Saat itu aku tengah asyik memandangnya. Memperhatikan bagaimana ia melangkah, berjalan, dan kibaran jilbabnya yang terterpa angin sore. Dia bagai seorang dewi yang turun dari kahyangan. Indah.

Hey, tadi Seno memberiku nomor seorang siswi yang katanya suka padaku. Ah sungguh tak menarik. Wanita ini tak berhenti menggoda dan mencari perhatianku. Tapi, bagiku ini adalah peta harta karunnya. Maksudku, lewat wanita ini, akan kukorek sebanyak-banyaknya informasi tentang princess-ku.

Hahaha. Syukurlah dia kenal dengan princess-ku. Ternyata namanya Andien. Namanya Andien!

26 januari 2012
Hey, berdasarkan info yang kudapat, Andien suka sekali alunan indah seperti milik Fatih Seferagic, si hafidz asal Bosnia itu. Ah tepat sasaran. Kebetulan suaraku juga indah. Akan kubuat ia terpesona dengan suaraku.
27 januari 2012
Huaah. Deg-degan. Nomor handphonenya sudah di tanganku. Rencananya akan ku-telephone dia dan kubacakan beberapa ayat surat Ar-Rahman untuknya. Dia pasti akan terpesona dan jatuh hati padaku.

#to be continued

0 komentar: